Tentang PORDI

Sejarah Organisasi

PORDI

SEJARAH PERKUMPULAN OLAHRAGA DOMINO INDONESIA (PORDI)

Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia atau PORDI merupakan organisasi olahraga domino di Indonesia yang dibentuk sebagai wadah resmi bagi para pecinta, atlet, komunitas, dan penggiat domino di seluruh Indonesia.

PORDI lahir dari semangat untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap permainan domino. Selama ini, domino sering kali dipandang hanya sebagai permainan hiburan, bahkan tidak jarang dikaitkan dengan unsur perjudian. Padahal, dalam praktiknya, domino memiliki nilai strategi, konsentrasi, ketelitian, kerja sama, pengambilan keputusan, dan sportivitas yang sangat kuat.

Atas dasar itulah, PORDI hadir untuk menata permainan domino agar dapat berkembang menjadi olahraga yang sehat, terukur, berprestasi, dan memiliki aturan yang jelas.

PORDI mulai berdiri pada tanggal 12 Desember 2019. Organisasi ini diprakarsai oleh Dr. H. Andi Jamaro Dulung, M.Si. bersama sejumlah tokoh masyarakat dan pecinta domino yang memiliki kepedulian terhadap masa depan olahraga domino di Indonesia.

Sejak awal pembentukannya, PORDI memiliki tujuan besar untuk menjadikan domino sebagai olahraga berfikir (main sport) yang syarat akan strategi dan intelektual. PORDI juga berupaya menghapus stigma negatif terhadap domino dengan cara menyusun aturan permainan, tata tertib pertandingan, pembinaan atlet, serta aturan pertandingan / kompetisi yang lebih profesional.

Pada masa pembentukan organisasi tahun 2019 sampai 2022, PORDI berfokus pada pembentukan kepengurusan pusat dan daerah, penyusunan AD/ART organisasi, pembuatan peraturan pertandingan domino, serta sosialisasi domino sebagai olahraga prestasi. Pada fase ini, struktur organisasi PORDI mulai terbentuk di berbagai provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia.

Memasuki masa pengembangan nasional tahun 2022 sampai 2025, PORDI mulai aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan olahraga domino, seperti kejuaraan daerah, liga domino nasional, turnamen antar provinsi, serta pelatihan wasit dan atlet. Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat posisi domino sebagai olahraga yang memiliki sistem pembinaan dan kompetisi berjenjang.

Salah satu momentum penting dalam perkembangan PORDI adalah terselenggaranya berbagai Kejuaraan Nasional PORDI di sejumlah daerah, seperti Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. Pada tahun 2023, kejuaraan domino di Maros, Sulawesi Selatan, bahkan berhasil mencatat rekor MURI dengan melibatkan ribuan peserta.

Sejak tahun 2025 hingga sekarang, PORDI terus memasuki fase konsolidasi dan penguatan prestasi. Perkembangan organisasi semakin terlihat melalui terbentuknya kepengurusan di berbagai daerah, meningkatnya jumlah atlet dan gardu (club) domino aktif, pengembangan sistem kompetisi berjenjang, serta pemanfaatan teknologi digital dalam sistem pertandingan.

Secara legalitas, PORDI telah memperoleh pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. Legalitas ini menjadi dasar penting bagi PORDI dalam menjalankan organisasi secara resmi, profesional, dan terstruktur sebagai wadah olahraga domino di Indonesia.

Visi PORDI adalah menghilangkan unsur perjudian dalam permainan domino, menjadikan domino sebagai olahraga strategi dan intelektual, membina atlet domino berprestasi, serta membentuk kompetisi domino yang sehat dan profesional.

Adapun misi PORDI adalah menjadikan domino sebagai olahraga resmi nasional, membentuk atlet domino Indonesia yang berprestasi, membawa domino Indonesia ke tingkat internasional, serta mengembangkan pembinaan usia dini dan komunitas domino yang sehat.

Dengan semangat tersebut, PORDI terus berupaya membangun ekosistem olahraga domino yang menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, integritas, dan prestasi. PORDI hadir bukan hanya sebagai organisasi, tetapi juga sebagai gerakan untuk mengangkat martabat domino menjadi olahraga berpikir yang dapat diterima, dibina, dan dipertandingkan secara resmi di Indonesia.